Skip to content
Pulau Ubud Bali

8 Destinasi Wisata Alam di Bali Selain Pantai yang Wajib Dikunjungi

Bali. Pantai Kuta, Seminyak, Nusa Penida. Bagi sebagian orang, itulah yang terbayang saat mendengar kata “Bali”. Padahal, Pulau Dewata ini menyimpan kekayaan alam yang jauh melampaui garis pantainya.

Di balik pantai-pantai terkenal itu, ada Bali yang lain — Bali yang hijau, sejuk, berkabut, dan penuh spiritualitas alam yang membuat siapapun tak ingin beranjak.

Berikut 8 destinasi wisata alam di Bali selain pantai yang wajib masuk daftar kunjunganmu, terutama di 2026 saat tren wisata Bali mulai bergeser ke pengalaman yang lebih alami dan autentik.

Baca juga: https://ezcamp.id/glamp-nusa-bali-review-clifftop-glamping-mewah-di-bali/


1. Ubud — Jantung Alam dan Budaya Bali

Ubud bukan cuma tempat yoga dan galeri seni. Ini adalah salah satu kawasan alam paling indah di Bali, dengan sawah terasering yang menghijau, hutan tropis, dan aliran sungai yang jernih di lembah-lembahnya.

Wajib dikunjungi di Ubud:

  • Tegalalang Rice Terrace — sawah terasering bertingkat yang ikonik dan fotogenik
  • Monkey Forest Ubud — hutan alami yang dihuni ratusan monyet ekor panjang, dengan jalur setapak di bawah kanopi pohon besar
  • Campuhan Ridge Walk — jalur trekking ringan di atas punggung bukit dengan pemandangan lembah yang sangat indah
  • Air Terjun Tibumana — air terjun tersembunyi di Bangli yang masih sangat alami dan suasananya sangat tenang

Lokasi: Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali

Tips: Hindari tengah hari di Ubud karena sangat panas. Aktivitas alam terbaik dilakukan pagi hari (sebelum pukul 09.00) atau sore hari menjelang senja.


2. Danau Buyan & Danau Tamblingan — Duo Danau Pegunungan yang Memukau

Source: https://visitnorthbali.bulelengkab.go.id/informasi/detail?kode=34010101&slug=danau-buyan

Danau Beratan di Bedugul memang terkenal, tapi di 2026 wisatawan semakin banyak yang beralih ke Danau Buyan dan Danau Tamblingan yang suasananya jauh lebih hening dan alami.

Kabut pagi yang menyelimuti kedua danau ini memberikan suasana yang magis dan menenangkan. Di sekeliling danau, hutan tropis yang rapat dan hijau menciptakan pemandangan yang benar-benar berbeda dari destinasi Bali lainnya.

Aktivitas yang bisa dilakukan: camping di tepi danau, canoe tradisional, trekking hutan, dan meditasi alam.

Lokasi: Pancasari, Sukasada, Buleleng, Bali

Tips: Datang sepagi mungkin (sebelum pukul 07.00) untuk menikmati kabut pagi yang dramatis. Bawa jaket karena suhu di kawasan ini cukup dingin, terutama di pagi hari.


3. Taman Nasional Bali Barat — Keanekaragaman Hayati yang Langka

Taman Nasional Bali Barat

Source: https://kutarental.com/wisata-bali/taman-nasional-bali-barat-keindahan-alam-dan-keanekaragaman-hayati-di-bali/

Taman Nasional Bali Barat adalah kawasan konservasi seluas ±190 km² di ujung barat Pulau Bali. Ini adalah sisi Bali yang paling jarang dikunjungi wisatawan — dan justru itulah yang membuatnya istimewa.

Daya tarik utama:

  • Birdwatching — kawasan ini adalah habitat burung Jalak Bali, salah satu burung paling langka dan indah di dunia
  • Pulau Menjangan — pulau kecil di dalam kawasan ini adalah salah satu spot diving dan snorkeling terbaik di Bali, dengan terumbu karang yang masih sangat pristine
  • Trekking hutan tropis dan susur sungai untuk pecinta alam

Lokasi: Jembrana, Bali Barat (sekitar 3 jam dari Denpasar) Tiket masuk: Rp 40.000 (dewasa)

Tips: Kunjungi Pulau Menjangan untuk snorkeling — visibilitas air di sini bisa mencapai 25–30 meter di musim kemarau. Jauh lebih baik dari banyak spot diving di Bali selatan.


4. Air Terjun Kanto Lampo — Hidden Gem yang Mudah Diakses

Air Terjun Kanto Lampo

Source: https://wiki.ambisius.com/air-terjun/air-terjun-kanto-lampo

Di antara banyak air terjun di Bali, Kanto Lampo di Gianyar adalah salah satu yang paling fotogenik sekaligus paling mudah diakses. Meski disebut “hidden gem”, popularitasnya terus meningkat karena keindahan visual yang luar biasa.

Baca juga: https://ezcamp.id/10-tempat-wisata-alam-terbaik-untuk-libur-lebaran-2026/

Air terjunnya mengalir melalui batu-batu vulkanik hitam yang membentuk pola seperti tangga alam — sangat unik dan tidak ada duanya di Bali. Kolam alami di bawahnya cukup aman untuk berenang.

Lokasi: Gianyar, Bali Akses: Mudah dan cocok untuk keluarga

Tips: Datang pagi hari sebelum jam 10.00 untuk mendapatkan cahaya terbaik dan suasana yang lebih sepi. Bawa baju ganti karena hampir semua pengunjung tidak bisa menahan godaan berenang di sini.


5. Bukit Teletubbies — Pemandangan Bukit Hijau yang Viral di 2026

Bukit Teletubbies Bali

Source: https://indonesiajuara.asia/blog/bukit-teletubbies-nusa-penida/

Nama yang unik ini diambil dari bentuk bukit-bukitnya yang bulat dan hijau — persis seperti latar di serial Teletubbies. Lokasinya di kawasan Ungasan, dekat Bandara Ngurah Rai.

Bukit Teletubbies sedang sangat viral di akhir 2025 dan awal 2026, menarik wisatawan yang ingin pemandangan alam berbeda dari pantai-pantai Bali selatan yang sudah familiar.

Yang bisa dilakukan: trekking ringan, piknik, fotografi, dan menikmati pemandangan lanskap berbukit yang sangat berbeda dari Bali yang biasanya dikenal.

Lokasi: Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Bali

Tips: Kunjungan terbaik saat musim hujan (November–Maret) ketika rumput benar-benar hijau dan lebat. Di musim kemarau, warnanya berubah jadi coklat keemasan yang eksotis.


6. Alas Harum — Ayunan di Atas Lembah dengan View Sawah

Alas Harum

Source: https://www.tiket.com/id-id/to-do/activity-alas-harum-bali

Alas Harum di Ubud adalah destinasi yang menggabungkan alam, petualangan, dan konten media sosial dalam satu paket. Daya tarik utamanya adalah ayunan ekstrem yang digantung di atas lembah hijau — dengan latar sawah terasering yang sangat sinematik.

Selain ayunan, ada flying fox, bamboo nest untuk bersantai, dan tentu saja area kopi — kamu bisa mencicipi kopi Bali asli sambil memandang panorama alam yang indah.

Lokasi: Ubud, Gianyar, Bali

Tips: Antrian ayunan bisa panjang di akhir pekan. Datang saat weekday atau pesan tiket lebih awal untuk menghindari penantian yang lama.


7. Sidemen — Surga Tersembunyi Bali Timur

Sidemen

Source: https://baliexception.com/places-to-visit/sidemen-bali/

Sidemen di Karangasem adalah salah satu destinasi wisata alam yang paling underrated di Bali — dan di 2026, nama ini mulai masuk radar wisatawan yang mencari pengalaman lebih autentik.

Daya tariknya adalah perpaduan sawah terasering yang indah (mirip Ubud tapi jauh lebih sepi), udara sejuk pegunungan, dan view langsung ke Gunung Agung yang megah. Suasananya tenang dan damai — sangat kontras dengan keramaian Bali selatan.

Aktivitas yang tersedia: trekking, cycling di antara persawahan, dan kunjungan ke desa-desa tradisional Bali Timur.

Lokasi: Sidemen, Karangasem, Bali

Tips: Sidemen cocok untuk slow travel — menginap minimal 2 malam untuk benar-benar menikmati ketenangan dan keindahan alamnya. Ada banyak villa dan penginapan dengan view sawah dan Gunung Agung yang sangat indah.


8. Bali Farm House — Wisata Alam dan Edukasi Bernuansa Pedesaan

Bali Farm House

Source: https://www.tiket.com/en-us/to-do/bali-farm-house

Bali Farm House hadir dengan konsep yang berbeda dari destinasi wisata Bali lainnya: pertanian dan peternakan dalam nuansa pedesaan Eropa yang eksotis. Pengunjung bisa mengikuti aktivitas edukatif seperti menanam padi, memanen sayuran organik, dan berinteraksi langsung dengan hewan ternak seperti domba, sapi, dan kelinci.

Cocok sekali untuk keluarga dengan anak-anak — selain edukatif, pemandangan alam dan udara segar di area ini sangat menyenangkan. Berbagai spot foto unik juga tersedia di seluruh kawasan.

Lokasi: Bali (cek lokasi terbaru di Google Maps)

Tips: Bali Farm House sangat cocok dikombinasikan dengan kunjungan ke Bedugul atau Danau Buyan karena lokasinya yang berdekatan.


Bali Bukan Cuma Pantai — Temukan Sisi Lainnya

Tren wisata Bali di 2026 membuktikan satu hal: wisatawan semakin cerdas dan ingin pengalaman yang lebih dari sekadar berjemur di pantai. Danau-danau pegunungan yang berkabut, air terjun tersembunyi, bukit hijau yang dramatis, dan desa-desa tradisional yang tenang — inilah Bali yang sesungguhnya.

Dan semua destinasi di atas bisa diakses tanpa harus keluar dari Bali atau pergi ke destinasi internasional. Tinggal tambahkan beberapa hari ekstra ke itinerary Bali-mu dan jadikan perjalanannya lebih lengkap.

Cek juga artikel kami tentang wisata alam di Lombok untuk melengkapi perjalananmu ke kawasan NTB!